Senin, 08 Agustus 2016

CONTOH PIDATO 17 AGUSTUS

 

Puji syukur kehadirat Allah SWT. Karna atas taufik dan hidayahnya kesempatan untuk berjumpa kembali. Sholawat serta salam marilah kita curahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Sebagai sang Revolusioner sejati, sebagai Khalifah dan sebagai Nabi Rahmatan lil alamin. Serta nabi akhir jaman yang membawa manusia dari alam kebodohan kea lam yang penuh dengan ilmu pengetahuan.

Teman-teman yang saya hormati,  dalam kesempatan ini insha Allah saya akan membawakan pidato dengan judul pentingnya “BELA NEGARA.”
Suatu pembelaan Negara merupakan suatu kewajiban bagi seluruh warga negaranya. Oleh sebab itu, apakah kita juga sudah mulai melakukan bela Negara?

Banyak orang yang bersorak-sorak akan membela negaranya demi menciptakan kedamaian di Negara ini. Tetapi apa yang terjadi?
Sepertinya justru mereka sendiri yang ternyata banyak sekali yang melakukan pengrusakan terhadap Negara kita sendiri. Contohnya, banyak terjadi tauran di mana-mana, mulai dari kaum Pelajar hingga antar Masyarakat. Tentunya hal ini sangat merugikan sekali mulai dari sarana dan prasarana yang rusak bahkan sampai korban nyawa yang sia-sia. Hal itu sungguh sangat merugikan kita sendiri.

Teman-teman yang saya cintai,  sekarang aksi bela Negara tidak bisa dilakukan hanya dengan bersorak-sorak, tetapi juga harus dengan tindakan nyata, entah itu secara fisik maupun non fisik. Contohnya secara fisik seperti melawan aksi-aksi yang menentang kedamaian Negara Indonesia. Dan secara non fisik misalnya dengan  cara meningkatkan rasa Nasionalisme kita terhadap Negara Indonesia.

Teman-teman sekalian, meningkatkan rasa nasionalisme bisa kita lakukan dengan mencintai produk-produk dalam negeri, melestarikan budaya bangsa, dan saling menjaga keharmonisan kehidupan berbangsa dan benegara. Oleh sebab itu, kita sebagai generasi muda penerus bangsa yang mana juga merupakan motor penggerak perkembangan Negara Indonesia ini, kita harus sanggup meningkatkan pembelaan  Negara terhadap semua warga Negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar