Puji
syukur kehadirat Allah SWT. Karna atas taufik dan hidayahnya kesempatan untuk
berjumpa kembali. Sholawat serta salam marilah kita curahkan kepada junjungan
kita Nabi Muhammad SAW. Sebagai sang Revolusioner sejati, sebagai Khalifah dan sebagai
Nabi Rahmatan lil alamin. Serta nabi akhir jaman yang membawa manusia dari alam
kebodohan kea lam yang penuh dengan ilmu pengetahuan.
Teman-teman
yang saya hormati, dalam kesempatan ini
insha Allah saya akan membawakan pidato dengan judul pentingnya “BELA NEGARA.”
Suatu pembelaan Negara
merupakan suatu kewajiban bagi seluruh warga negaranya. Oleh sebab itu, apakah
kita juga sudah mulai melakukan bela Negara?
Banyak
orang yang bersorak-sorak akan membela negaranya demi menciptakan kedamaian di Negara
ini. Tetapi apa yang terjadi?
Sepertinya justru
mereka sendiri yang ternyata banyak sekali yang melakukan pengrusakan terhadap Negara
kita sendiri. Contohnya, banyak terjadi tauran di mana-mana, mulai dari kaum Pelajar
hingga antar Masyarakat. Tentunya hal ini sangat merugikan sekali mulai dari
sarana dan prasarana yang rusak bahkan sampai korban nyawa yang sia-sia. Hal
itu sungguh sangat merugikan kita sendiri.
Teman-teman
yang saya cintai, sekarang aksi bela Negara
tidak bisa dilakukan hanya dengan bersorak-sorak, tetapi juga harus dengan
tindakan nyata, entah itu secara fisik maupun non fisik. Contohnya secara fisik
seperti melawan aksi-aksi yang menentang kedamaian Negara Indonesia. Dan secara
non fisik misalnya dengan cara meningkatkan
rasa Nasionalisme kita terhadap Negara Indonesia.
Teman-teman
sekalian, meningkatkan rasa nasionalisme bisa kita lakukan dengan mencintai
produk-produk dalam negeri, melestarikan budaya bangsa, dan saling menjaga keharmonisan
kehidupan berbangsa dan benegara. Oleh sebab itu, kita sebagai generasi muda
penerus bangsa yang mana juga merupakan motor penggerak perkembangan Negara
Indonesia ini, kita harus sanggup meningkatkan pembelaan Negara terhadap semua warga Negara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar